Toni, Sex and The Siti

Gambar

Film barat memang selalu seru untuk ditonton. Di laboratorium, Toni sering mengadakan penelitian untuk memeriksa kenapa film barat itu menarik untuk ditonton. Cara yang Toni ambil, mengambil sampel berupa tikus rumah beberapa ekor. Mengambil ekornya, disambung dan disambung sampai mirip tali. Kemudian disambungkan ke televisi. Tujuannya, agar tetap ada suatu korelasi, koneksi atau konak antara uji coba tikus dengan persoalan film barat.

Sebagai bentuk kreatifitas kelas tinggi yang Toni miliki. Pembantu tetangga, Toni manfaatkan dengan semaksimal mungkin. Nama pembantu itu Siti. Nama lengkapnya Siti Surati. Maksude, semua tugas mencuci pakaian majikannya, Toni kerjakan. Giliran menyapu rumah majikannya yang harusnya dikerjakan Siti, Toni kerjakan. Model atau pattern ini, dalam ilmu pemasaran modern atau marketing disebut dengan giving speed for benefit agar badan tetap fit dan pikiran tetep waras.

Setelah semua pekerjaan Siti dengan sukses Toni kerjakan. Toni merasakan kelelahan sekali. Tidur. Sebelumnya berdoa dulu bisa bermimpi bertemu dengan Agnes Monica atau Laudya Cynthia Bella. Efek positif adalah tidak ada lagi berita-berita ada hubungan terlarang dengan pembantu tetangga. Dari sana, maka kemudian saya berkesimpulan, kreatifitas seperti Toni inilah yang membuat film barat terlihat demikian menarik. Apalagi memang bintang film mereka jauh lebih cantik daripada Siti.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s